Prime Time News - Negara Tuan Rumah Piala Dunia 2026 dan Pembagian Wilayah
Berdasarkan informasi website fifa.com, penunjukan tuan rumah Piala Dunia 2026 diberikan kepada tiga negara Amerika Utara, yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat memenangkan proses bidding FIFA pada 2018 lewat proposal bersama bertajuk United Bid yang disetujui mayoritas anggota Kongres FIFA di Moskow.
Sebagai tuan rumah, ketiga negara membagi penyelenggaraan pertandingan berdasarkan kesiapan fasilitas olahraga. Amerika Serikat menjadi lokasi mayoritas pertandingan karena memiliki jumlah stadion besar berstandar internasional yang lebih banyak.
Kanada dan Meksiko tetap memainkan peran penting dengan menjadi tuan rumah sejumlah laga fase grup. Terdapat 16 kota tuan rumah yang akan menggelar pertandingan. Amerika Serikat memiliki 11 kota, Kanada dua kota, dan Meksiko tiga kota.
Pemilihan kota mempertimbangkan kapasitas stadion, akses internasional, transportasi publik, serta kesiapan akomodasi bagi jutaan pengunjung.
Dalam sejarah Piala Dunia FIFA 2026, jumlah peserta meningkat menjadi 48 tim nasional. Format ini menggantikan sistem lama yang hanya diikuti 32 tim.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, total pertandingan juga meningkat menjadi 104 laga. Kompetisi akan berlangsung lebih lama dan menjangkau lebih banyak wilayah dibandingkan edisi sebelumnya.
Selain aspek olahraga, turnamen ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi besar melalui sektor pariwisata, transportasi, dan industri kreatif di kawasan Amerika Utara.
Sejumlah stadion ikonik akan menjadi lokasi pertandingan. Salah satu yang paling bersejarah adalah Estadio Azteca di Mexico City.
Stadion tersebut sebelumnya pernah menjadi tuan rumah final Piala Dunia 1970 dan 1986, sehingga edisi 2026 kembali menghadirkan nilai historis tersendiri.
Kanada menghadirkan BC Place di Vancouver serta stadion di Toronto sebagai venue utama. Sementara itu, Amerika Serikat menggunakan stadion modern berkapasitas besar yang tersebar di berbagai wilayah negara tersebut.
Tuan rumah Piala Dunia 2026 mencerminkan strategi FIFA untuk memperluas jangkauan global sepak bola sekaligus menghadirkan pengalaman lintas budaya bagi penggemar dari berbagai negara. Kolaborasi tiga negara ini menjadi tonggak baru dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia. (Rahma)