Prime Time News - Momen pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling bahagia justru berubah menjadi kekecewaan mendalam bagi sepasang pengantin di Kota Medan.
Melalui unggahan di media sosial, akun bernama Asmita Hadriani membagikan pengalaman pahitnya yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh vendor dekorasi pernikahan.
Dalam keterangannya, ia menyebut momen sakral yang telah dipersiapkan jauh hari tersebut “hancur” akibat dekorasi yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Bahkan, kondisi di lokasi acara disebut jauh dari ekspektasi yang dijanjikan sebelumnya.
Unggahan tersebut juga menyinggung nama vendor dekorasi yang disebut beroperasi di kawasan Medan Tembung. Namun, hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak vendor terkait tudingan tersebut.
Tak hanya itu, akun media sosial yang diduga milik vendor tersebut disebut tiba-tiba menghilang, sehingga semakin menambah kekecewaan dan kecurigaan dari pihak korban.
Peristiwa ini pun langsung menyita perhatian warganet. Banyak yang memberikan dukungan kepada korban, sekaligus mengingatkan calon pengantin lainnya agar lebih berhati-hati dalam memilih vendor pernikahan.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bahwa dalam mempersiapkan pernikahan, diperlukan kehati-hatian ekstra, termasuk memastikan legalitas dan rekam jejak vendor guna menghindari hal serupa.