Penumpang Pilih Penerbangan Jember-Surabaya karena Efisiensi Waktu
Waktu Utama

Penumpang Pilih Penerbangan Jember-Surabaya karena Efisiensi Waktu

Prime Time News - Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyuni

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Efisiensi waktu menjadi alasan utama penumpang memilih moda transportasi udara pada rute Jember–Surabaya–Jember yang dilayani Wings Air.

Hal ini diakui oleh seorang penumpang pesawat Wings Air rute Jember - Surabaya, Budi kepada TribunJatimTimur.com saat ditemui sebelum ikut penerbangan perdana pesawat itu di Bandara Notohadinegoro Jember.

Budi mengaku bukanlah konsumen baru untuk moda transportasi udara yang dilayani Bandara Notohadinegoro.

Pria itu kerap memanfaatkan layanan penerbangan, jika rute yang disediakan menunjang mobilitasnya.

Efisiensi Waktu Jadi Pertimbangan Utama

Seperti saat pulang kampung Lebaran Idul Fitri lalu, dia memilih rute Bali - Jember yang ketika itu juga disediakan oleh Wings Air.

Senin (1/6/2026), warga Kabupaten Jember ini hendak ke Bali dan memilih kembali naik pesawat.

Karena kali ini rute yang disediakan rute Jember - Surabaya, maka dia membeli tiket langsung Wings Air rute Jember - Surabaya - Bali.

"Saya mikirnya soal efiensi waktu saja. Jember - Bali hanya empat jam dengan transportasi udara langsung. Sedangkan kalau saya naik kereta api, misalkan, turun di Sidoarjo lanjut pesawat dari Juanda ke Bali, setidaknya membutuhkan waktu enam jam," ujar Budi.

Dari segi biaya, tiket terusan memang sedikit lebih mahal dibandingkan tiket perjalanan darat ke Surabaya berlanjut udara.

"Selisih (harga) tidak banyak, dengan selisih waktu yang terbilang banyak, bagi saya sih oke saja. Karena pertimbangannya memang efisiensi waktu," tegas Budi.

Namun untuk tiket khusus Jember - Surabaya atau sebaliknya, Budi menyarankan ada perhitungan dan komparasi yang adil, sehingga menarik minat masyarakat untuk memakai transportasi udara.

Lebih lanjut, Budi mengharapkan agar Bandara Notohadinegoro bisa beroperasi secara kontinyu, dibuktikan dengan hadirnya layanan penerbangan komersial.

"Saya harapkan bisa kontinyu agar lebih bagus. Saran saya juga ada perbaikan fasilitas, seperti insfrastruktur jalan menuju bandara dibikin lebih lebar dan diperbaiki," imbuhnya.

You can share this post!