Pasar Smartphone Afrika 2025 Tumbuh 13 Persen, Transsion Memimpin
Sumber Foto: VIVA Gadget
Internasional

Pasar Smartphone Afrika 2025 Tumbuh 13 Persen, Transsion Memimpin

Laris Manis! Pasar Smartphone Afrika 2025 Naik 13 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:02 WIB

Sumber :

Istimewa

Share :

Baca Juga

Asus ZenScreen OLED MQ16FC: Monitor Portabel dengan Power 65W

Pengapalan smartphone di Afrika mencapai 84,4 juta unit sepanjang tahun 2025.

Transsion Holdings mendominasi pasar dengan penguasaan pangsa mencapai 48 persen.

Afrika Selatan dan Nigeria menjadi motor utama pertumbuhan di kawasan Sub-Sahara.

Tantangan inflasi memicu prediksi penurunan pasar secara signifikan pada tahun 2026.

Baca Juga

Microsoft Edge Resmi Hapus Fitur Sidebar Apps, Ini Alasannya

Industri teknologi mencatat sejarah baru di benua hitam sepanjang tahun lalu. Laporan terbaru Omdia mengungkapkan bahwa pasar smartphone Afrika 2025 tumbuh pesat hingga 13 persen secara tahunan (YoY).

Total pengapalan mencapai angka fantastis 84,4 juta unit. Angka ini menandai pemulihan tercepat sejak tahun 2021. Lonjakan signifikan terjadi pada kuartal keempat yang naik 14 persen menjadi 23,1 juta unit.

Baca Juga

Survey Provider Internet Terpercaya 2024: Pilih Jagoan Anda!

Faktor Pendorong Pasar Smartphone Afrika 2025

Beberapa faktor kunci mendorong akselerasi pasar di akhir tahun. Program pembiayaan yang luas dan stabilitas mata uang di pasar utama membantu daya beli masyarakat.

Selain itu, perluasan jaringan 4G mempercepat transisi pengguna. Beberapa negara seperti Afrika Selatan dan Mesir juga mulai mengadopsi teknologi 5G lebih awal. Promosi hari raya dan strategi harga agresif turut memperkuat permintaan konsumen.

Dominasi Transsion dan Persaingan Brand Global

Transsion masih menjadi raja yang tak tergoyahkan di wilayah ini. Melalui merek TECNO, Infinix, dan itel, mereka menguasai 48 persen pangsa pasar. Perusahaan ini berhasil mengirimkan lebih dari 40,5 juta unit sepanjang tahun.

Namun, posisi Transsion mulai mendapat tekanan di segmen entry-level pada kuartal keempat. Di sisi lain, Samsung mengamankan posisi kedua dengan pertumbuhan 27 persen pada Q4. Seri Galaxy A menjadi senjata utama Samsung untuk menarik minat kelas menengah.

Merek lain seperti Xiaomi, Honor, dan Oppo juga menunjukkan performa solid. Mereka fokus pada ekspansi perangkat 4G dan portofolio kelas menengah yang kompetitif.

Analisis Regional dan Pergeseran Tren Konsumen

Afrika Selatan memimpin pertumbuhan negara dengan kenaikan mencapai 38 persen. Permintaan ponsel prabayar di bawah harga $100 menjadi pendorong utama di sana. Nigeria mengikuti di posisi kedua dengan pertumbuhan sebesar 25 persen.

Mesir mencatat pertumbuhan 22 persen berkat kebijakan manufaktur lokal yang kuat. Sementara itu, Kenya hanya tumbuh tipis 3 persen karena tekanan biaya hidup. Sebaliknya, Maroko mengalami penurunan 3 persen akibat kenaikan tarif impor.

Halaman Selanjutnya

Saat ini, smartphone mencakup 55 persen dari total pengapalan ponsel di Afrika. Tren ini menunjukkan masyarakat mulai meninggalkan feature phone demi perangkat yang lebih pintar.

Share :

<

1

2 >