Prime Time News - Sekolapedia – 22 Maret 2026 | Musim semi tiba dengan deretan warna pink yang memukau, dan tak ada yang lebih ikonik daripada mekarnya bunga sakura. Dari istana megah di pusat Tokyo hingga sudut tropis yang diam-diam menyimpan keindahan serupa, sakura kini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Artikel ini menyajikan rangkaian informasi lengkap: pembukaan Jalan Inui di Istana Kekaisaran, tips visa terbaru dari Kedutaan Jepang, destinasi “sakura of the tropics” yang layak dikunjungi, serta cara memanfaatkan bunga sakura dalam dekorasi rumah.
Jalan Inui Dibuka, Menyuguhkan 100 Pohon Sakura di Istana Kekaisaran
Pada Sabtu, 21 Maret 2026, Gerbang Sakashita‑mon kembali terbuka bagi publik, memperkenalkan Jalan Inui—sebuah lorong sepanjang 600 meter yang dihiasi sekitar 100 pohon sakura. Varietas yang paling menonjol adalah Somei‑yoshino, yang pada Jumat, 20 Maret, telah mencapai 10‑30 % fase mekarnya penuh. Sementara itu, varietas Edohigan dan Koshinohigan, yang biasanya mekar lebih awal, sudah berada pada 50‑70 % kematangan. Badan Rumah Tangga Kekaisaran memperkirakan puncak mekarnya akan terjadi pertengahan minggu depan.
Pengunjung yang berjumlah sekitar 500 orang, termasuk keluarga lokal dan turis asing, menikmati kesempatan langka menelusuri area yang biasanya tertutup. Seorang wanita berusia 50‑an asal Prefektur Saitama menuturkan, “Cuacanya sangat bersahabat, dan ini pertama kalinya kami bisa memasuki istana yang biasanya tidak terbuka untuk umum.” Jalan Inui akan tetap dapat diakses setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.30 hingga 29 Maret.
Kedutaan Jepang Berbagi Tips Visa untuk Musim Sakura Berikutnya
Menanggapi meningkatnya minat wisatawan setelah musim sakura yang terlewat, Kedutaan Besar Jepang mengeluarkan panduan praktis untuk mengajukan visa kunjungan. Berikut poin‑poin penting yang disarankan:
Ajukan permohonan visa setidaknya tiga minggu sebelum keberangkatan, terutama bagi pelancong yang menargetkan periode puncak mekarnya sakura.
Siapkan dokumen pendukung lengkap, termasuk itinerary detail yang mencantumkan kunjungan ke tempat-tempat ikonik seperti Jalan Inui, Taman Ueno, dan kawasan Kyoto.
Manfaatkan layanan online untuk mengunggah dokumen, mempercepat proses verifikasi.
Jika mengunjungi daerah tropis dengan fenomena sakura serupa, sertakan bukti reservasi akomodasi dan tiket transportasi domestik.
Perhatikan masa berlaku visa; sebagian besar visa turis berlaku selama 90 hari sejak masuk Jepang.
Dengan mematuhi langkah‑langkah tersebut, pelancong dapat menghindari penolakan dan menikmati keindahan sakura tanpa hambatan administratif.
“Sakura of the Tropics”: Destinasi Tropis yang Menyaingi Jepang
Salah satu lokasi yang kini dikenal sebagai “sakura of the tropics” terletak di wilayah kepulauan Indonesia. Meskipun iklimnya jauh lebih hangat, varietas sakura lokal yang telah diadaptasi berhasil menghasilkan bunga berwarna pink lembut yang mekar secara berkelanjutan selama tiga minggu pada awal musim kemarau. Keunikan ini menjadikan tempat tersebut pilihan alternatif bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana sakura tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Asia Timur.
Pengunjung dapat menikmati festival bunga, pasar malam bertema bunga, serta workshop seni melukis dengan latar belakang sakura tropis. Kombinasi budaya lokal dan estetika Jepang menciptakan pengalaman yang berbeda namun tetap memikat.
Sakura dalam Dekorasi: Dari Rumah hingga Acara Spesial
Artikel IDN Times yang membahas lima jenis bunga pink menyoroti sakura sebagai pilihan utama untuk dekorasi interior dan eksterior. Berikut beberapa ide praktis yang dapat diadopsi:
Menggunakan ranting sakura kering dalam vas tinggi untuk memberikan sentuhan minimalis ala Asia.
Menggantung rangkaian bunga sakura segar pada meja resepsi pernikahan, melambangkan harapan dan awal baru.
Menata lampu hias berbentuk kelopak sakura di taman, menciptakan efek cahaya romantis saat senja.
Memanfaatkan cetakan kertas sakura sebagai elemen latar belakang foto keluarga di ruang tamu.
Menambahkan bibit sakura mini dalam pot terrarium untuk ruang kerja, memberikan nuansa segar dan produktif.
Walaupun masa mekarnya singkat, keindahan sakura tetap memberikan dampak visual yang kuat, menjadikannya simbol musim semi yang tak lekang oleh waktu.