Prime Time News - RRI.CO.ID, Jakarta - Radio Republik Indonesia kembali menyapa pendengar melalui program unggulan Mutiara Pagi di Programa 1 FM 91,2 MHz. Edisi Senin pagi 6 April 2026, mengangkat topik menarik mengenai cara mengelola waktu agar bernilai ibadah sekaligus tetap produktif.
Narasumber yang hadir adalah Dian Malinda, Lc., M. Par., seorang akademisi dari UIN Alauddin Makassar. Beliau memaparkan bahwa waktu bukan sekadar deretan angka, melainkan sebuah amanah besar yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.
Dalam diskusi tersebut, Dian yang juga menjabat di Bidang Ekonomi DPP WAZIN menekankan pentingnya skala prioritas.
"Produktivitas yang sejati tidak hanya diukur dari banyaknya pekerjaan yang selesai, namun juga dari ketenangan batin yang dirasakan," ucapnya dalam acara tersebut.
Host Farid Kurniawan memandu dialog dengan menanyakan tantangan masyarakat modern dalam membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Menjawab hal itu, Dian menjelaskan bahwa keberkahan waktu akan muncul saat kita mampu melibatkan niat tulus dalam setiap aktivitas.
Dian Malinda menambahkan bahwa sebagai alumni Al-Azhar Mesir, ia melihat disiplin waktu adalah karakter dasar seorang Muslim.
"Keberhasilan seseorang dalam mengelola urusan duniawi sangat bergantung pada sejauh mana ia menjaga kualitas hubungan spiritualnya setiap hari," katanya.
Pesan utama dalam siaran pukul 05.00 hingga 06.00 WIB ini adalah menghindari perilaku menunda-nunda pekerjaan yang tidak bermanfaat. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan waktu fajar sebagai momentum terbaik untuk memulai produktivitas karena di sanalah letak keberlimpahan rezeki.
Menutup perbincangan, narasumber berharap agar setiap individu mampu merefleksikan kembali penggunaan waktu yang selama ini telah dijalani. Sinergi antara kerja keras dan doa diharapkan menjadi kunci utama dalam meraih keberhasilan yang penuh dengan keberkahan.