Masyarakat Pilih Warteg dan Warmindo untuk Sahur di Ramadan
Sumber Foto: Merdeka.com
Waktu Utama

Masyarakat Pilih Warteg dan Warmindo untuk Sahur di Ramadan

Prime Time News - Fenomena ini mencerminkan semakin banyaknya masyarakat yang memilih menyantap sahur di luar rumah atau membeli makanan siap santap pada dini hari.

14:28:36

Preferensi masyarakat terhadap makanan saat sahur juga menunjukkan dinamika yang menarik. Aktivitas makan sahur di berbagai gerai makanan dan minuman tercatat meningkat hingga empat kali lipat selama Ramadan.

Fenomena ini mencerminkan semakin banyaknya masyarakat yang memilih menyantap sahur di luar rumah atau membeli makanan siap santap pada dini hari.

Aktivitas santap sahur di berbagai gerai makanan dan minuman tercatat bertumbuh empat kali lipat, dengan Warteg, Warmindo, dan Warkop menjadi pilihan utama masyarakat.

Dari sisi pemesanan makanan secara online melalui GrabFood dengan metode pembayaran OVO, menu berbasis ayam dan paket nasi seperti nasi goreng menjadi yang paling banyak dipesan.

“Ramadan memperlihatkan bagaimana masyarakat menyesuaikan ritme aktivitasnya, termasuk dalam cara mereka bertransaksi. Waktu sahur kini tidak hanya dimanfaatkan untuk bersantap, tetapi juga untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti pembayaran tagihan atau pembelian pulsa. Melihat perubahan ini, OVO menghadirkan berbagai promo di waktu sahur dan kemudahan transaksi agar pengguna dapat memanfaatkan waktu dini hari tidak hanya untuk makan sahur, tetapi juga menyelesaikan kebutuhan digital secara praktis,” ujar Eddie Martono, Chief Operating Officer OVO dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Transaksi Online Meningkat

Secara keseluruhan, transaksi online pada waktu sahur meningkat hingga 76%, didorong oleh aktivitas belanja di e-commerce yang bertumbuh dua kali lipat.

Pembelian pulsa dan pembayaran tagihan misalnya, tercatat meningkat hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode di luar Ramadan.

“Momen sahur juga dimanfaatkan pengguna untuk menikmati hiburan singkat sebelum beraktivitas. Pembelian voucher permainan tercatat meningkat sebesar 58%, sementara layanan hiburan digital melonjak 36%,”jelas Eddie.

ADVERTISEMENT