Kolaborasi TVRI, RRI, dan ANTARA Sambut Piala Dunia 2026
PRIORITAS, 21/2/2026 (Jakarta): Menjelang pesta sepak bola terbesar di muka bumi, parlemen mendorong kekuatan media publik nasional untuk bersatu menyuarakan semangat kebangsaan. Komisi VII DPR RI meminta tiga lembaga penyiaran publik—TVRI, RRI, dan LKBN ANTARA—memperkuat kolaborasi dalam menggelorakan perhelatan Piala Dunia FIFA 2026.
Ajakan ini disampaikan dalam rapat kerja di Semarang, Jumat (20/2/2026), sebagai upaya memastikan gaung ajang olahraga dunia tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat peran strategis media publik sebagai perekat informasi nasional.
Dilansir LKBN Antara, Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty menegaskan bahwa sinergi ketiga lembaga merupakan kunci suksesnya penyelenggaraan siaran Piala Dunia yang akan menjadi warisan penting bagi industri penyiaran publik Indonesia.
“Penyelenggaraan Piala Dunia ini harus menjadi legacy TVRI, RRI, dan ANTARA. TVRI tidak mungkin berdiri sendiri, dan perlu dukungan ‘saudaranya’,” ujarnya.
Sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis, TVRI didorong untuk segera menjalin koordinasi teknis dengan RRI dan ANTARA. Kolaborasi ini diharapkan dapat dimaksimalkan dalam tiga bulan tersisa sebelum turnamen dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Evita menekankan pentingnya memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati siaran pertandingan secara lancar. “Jangan sampai Piala Dunia ramai di negeri orang, tapi sepi di Indonesia,” tegasnya.
Khusus untuk ANTARA, Komisi VII juga mendukung penguatan layanan penyediaan foto pertandingan. Ia menilai peran ANTARA sangat penting sebagai alternatif bagi media massa yang tidak mengirimkan fotografer langsung ke luar negeri.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar memastikan kesiapan lembaganya dalam mendukung kampanye Piala Dunia di Tanah Air. ANTARA, katanya, akan mengirim wartawan ke tiga negara penyelenggara untuk menghadirkan liputan komprehensif.
Selain itu, ANTARA juga menyiapkan liputan khusus multiplatform dan sebuah microsite interaktif Piala Dunia 2026. “Di sela peliputan, kami juga akan menyampaikan diseminasi pesan-pesan positif negara,” ujarnya.
Sinergi antar-lembaga penyiaran publik ini diharapkan dapat memperkuat akses informasi berkualitas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan antusiasme nasional terhadap perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut. (P-*/bwl)




