Insiden Perlintasan Sebidang di Blitar: Truk Mogok Terlindas Kereta
Waktu Utama

Insiden Perlintasan Sebidang di Blitar: Truk Mogok Terlindas Kereta

Prime Time News - LombokPost - MASUK akal kalau Ketua Komisi V DPR Lasarus menyebut, Indonesia darurat perlintasan sebidang. Ibarat bom waktu yang setiap saat bisa meledak dan menyebabkan musibah.

Benar saja, hanya berselang dua hari setelah tragedi di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, satu bom waktu “meledak” di Kota Blitar, Jawa Timur, karena penyebab serupa.

Kalau di Kota Bekasi taksi listrik yang mogok di atas rel dan menemper (istilah dalam perkeretaapian ketika ada barang atau orang menghalangi jalan kereta api/KA dan memicu insiden, red) KRL, di Kota Blitar pemicunya truk pengangkut pasir.

Truk tersebut mogok di perlintasan sebidang di JPL 190 di Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, dan menemper KA Dhoho relasi Blitar–Malang. Tak ada korban jiwa dalam insiden pada Selasa (28/4) malam pukul 21.45 itu. Sopir truk sudah meninggalkan kendaraan begitu mendengar ada KA yang akan melintas.

Namun, bagian depan truk ringsek dihantam KA Dhoho. Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, rangkaian kereta sempat dilangsir kembali ke Stasiun Kota Blitar untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan lokomotif.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Suratno mengatakan, kejadian bermula saat truk melaju dari arah utara ke selatan dan hendak melintas di perlintasan.

“Pada saat bersamaan KA bakal melintas dari arah barat ke timur. Palang pintu juga sudah bergerak turun untuk menutup jalan. Namun, diduga truk terus menerobos,” jelasnya.

You can share this post!