Heritage on The Move: Pendopo dan KAI Dukung UMKM di Stasiun Gambir
Prime Time News - Pendopo dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan Heritage on The Move, sebuah perayaan gaya dan wastra Nusantara yang mengangkat inspirasi perjalanan sebagai ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan gaya hidup modern.
Putu Laura, Head of Pendopo menyampaikan Pendopo sebagai rumah bagi ratusan pelaku UMKM lokal ini mengangkat kekayaan budaya Indonesia melalui produk-produk lokal terkurasi yang relevan dengan gaya hidup masa kini. Melalui kolaborasi bersama KAI, pihaknya ingin membawa budaya Indonesia lebih dekat ke ruang publik yang dinamis, salah satunya Stasiun Gambir.
" Heritage on The Move menjadi salah satu upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan pelanggan, sekaligus menghidupkan warisan budaya dengan keseharian masyarakat modern karena kami melihat bahwa tradisi selalu bergerak dan tumbuh bersama masyarakatnya,” ujarnya di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Fredi Firmansyah, EVP of Marketing and Business Development KAI, menambhakan kolaborasi dengan Pendopo menghadirkan suasana perjalanan yang lebih berkesan melalui sentuhan budaya yang kreatif dan produk-produk lokal, sehingga penumpang dapat merasakan pengalaman yang lebih bermakna selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan.
Sebagai sebuah perayaan gaya dan budaya yang terinspirasi dari perjalanan, Heritage on the Move menghadirkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih hidup bagi para pengunjung dan penumpang di Stasiun Gambir.
Sejalan dengan hal tersebut, Pendopo menyediakan pop up store di Stasiun Gambir yang menampilkan kurasi produk lokal pilihan yang relevan untuk kebutuhan perjalanan. Pop up store ini memudahkan pengunjung untuk mengenal lebih dekat berbagai karya UMKM dari seluruh Nusantara. Pop up store Pendopo dapat dijumpai di Stasiun Gambir hingga 31 Mei 2026.
“Melalui kolaborasi ini, Pendopo berharap dapat terus menghadirkan ruang baru bagi produk dan budaya lokal untuk berinteraksi dengan masyarakat luas. Dengan ini kami juga ingin menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia dapat terus bergerak dan berevolusi, hadir dalam berbagai momen kehidupan,” tutur Putu Laura. (*)




