Prime Time News - Kementerian Kebudayaan menyelenggarakan upacara bendera di Lapangan Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Kegiatan ini bertujuan mempertegas peran kebudayaan dan kemajemukan dalam memperkokoh persatuan bangsa.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, peringatan ini mencerminkan kesadaran para pendiri bangsa dalam membangun Indonesia di atas fondasi persatuan. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjaga keutuhan negara, serta berfungsi sebagai pedoman pembangunan nasional dan sumber nilai dalam menghadapi perubahan dunia.
Fadli Zon menguraikan tantangan yang telah dilalui Indonesia, dari kolonialisme hingga krisis ekonomi, yang menunjukkan perlunya kepemimpinan yang kuat dan persatuan nasional. Ia menjelaskan peran strategis Pancasila sebagai perekat kebangsaan, panduan dalam menjaga kedaulatan, instrumen navigasi menghadapi tantangan global, serta cerminan sejarah kemanusiaan yang berakar pada budaya nusantara.
Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas-aktif dan fokus pada penguatan ketahanan nasional melalui program kerja prioritas. Upaya ini meliputi pencapaian ketahanan pangan, penguatan ekonomi kerakyatan, percepatan hilirisasi industri, serta program-program sosial seperti Makan Bergizi Gratis dan pengembangan koperasi desa.
Fadli Zon berharap agar Hari Lahir Pancasila 2026 dapat menjadi pemantik semangat gotong royong dalam masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dengan visi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, serta berkontribusi bagi kemanusiaan dan perdamaian dunia.