Gubernur Gusnar Pastikan Arena Penas Tani Nelayan Siap Tepat Waktu
Waktu Utama

Gubernur Gusnar Pastikan Arena Penas Tani Nelayan Siap Tepat Waktu

Prime Time News - TRIBUNGORONTALO.COM - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail optimis arena utama Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan akan rampung tepat waktu.

Penas Tani Nelayan akan digelari di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada 20 Juni 2026 hingga 25 Juni 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di kompleks GOR David-Tonny.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengecek lokasi Penas Tani Nelayan pada Minggu (14/6)2026).

Dia didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Muljady D Mario

Hasil peninjauan diketahui perbaikan GOR sudah hampir rampung. Saat ini panitia sedang fokus menyelesaikan renovasi panggung utama dan mendirikan tenda raksasa di tengah lapangan bagi para peserta.

“Bisa (optimis selesai tepat waktu). Mereka EO nasional yang biasa mengerjakan pelaksanaan PENAS,” kata Gusnar saat diwawancarai usai peninjauan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar dan Wagub Idah melihat dari dekat bagaimana 360 siswa SMA sederajat latihan tarian kolosal berjudul “tarian maritim”.

Atraksi itu akan dipertontonkan saat upacara pembukaan tanggal 20 Juni dan acara puncak yang bakal dihadiri Presiden Prabowo pada 24 Juni 2026.

“Sekarang kita pada tahapan proporsi ruangan pada upacara pembukaan. Jadi di mana tenda undangan, tenda VIP, di mana ruang untuk tarian agromaritim itu yang kita atur sekarang,” Kata Gusnar.

Beberapa hal yang menjadi koreksi Gubernur Gusnar pada kesempatan tersebut yakni narasi pengiring tari yang perlu disesuaikan. Jarak antara penari dengan panggung VVIP juga menurutnya perlu diperbaiki.

Usai meninjau panggung utama dan latihan tari agromaritim, Gusnar – Idah didampingi sejumlah pimpinan OPD meninjau gedung media center. Gedung itu sudah hampir 100 persen dipersiapkan oleh Dinas PUPRPKP dan Dinas Kominfotik.

Ketua Panitia Penas Petani Nelayan XVII, Muljadi Mario, menjelaskan bahwa pusat kegiatan pameran utama (Pusat PENAS) akan menempati lahan seluas 7,2 hektare.

Sementara itu, untuk lokasi pertemuan, rembuk, dan forum ilmiah, panitia menyediakan area seluas 2 hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Beberapa titik strategis yang disiapkan menjadi lokasi pertemuan antara lain Gedung Kasmat Lahay, Aula Dinas Kebudayaan (Dibud), Aula Kantor Wilayah (Kanwil), serta Gedung SMA Negeri 1 Limboto yang akan digunakan khusus untuk menyelenggarakan forum Temu Karya.

Mengenai kapasitas massa, Muljadi merincikan bahwa acara pembukaan dirancang untuk menampung 5.000 orang peserta umum.

You can share this post!