Gedung Merdeka: Jejak Sejarah Dasasila Bandung di Panggung Diplomasi Dunia
Sumber Foto: Harian Bogor Raya
Internasional

Gedung Merdeka: Jejak Sejarah Dasasila Bandung di Panggung Diplomasi Dunia

HARIAN BOGOR RAYA — Di jantung Kota Bandung, Jawa Barat, berdiri bangunan bersejarah yang menjadi saksi lahirnya salah satu dokumen diplomasi terpenting abad ke-20. Dari Gedung Merdeka, dunia mengenal Dasasila Bandung, hasil monumental dari Konferensi Asia Afrika.

Konferensi yang berlangsung pada April 1955 itu menjadikan Bandung sebagai pusat perhatian internasional. Jalan Asia Afrika dipadati delegasi dari 29 negara, menjadikan kota ini episentrum diplomasi global pada masanya.

Dasasila Bandung lahir dari semangat solidaritas negara Asia-Afrika yang baru merdeka. Sepuluh prinsip yang dirumuskan menegaskan pentingnya penghormatan kedaulatan, persamaan derajat bangsa, serta penyelesaian sengketa secara damai.

Bagi masyarakat Jawa Barat, peristiwa ini bukan sekadar catatan sejarah nasional, melainkan kebanggaan daerah. Bandung tercatat sebagai kota yang memberi kontribusi nyata terhadap arah hubungan internasional dunia.

Kini, Gedung Merdeka berfungsi sebagai museum yang menyimpan dokumentasi konferensi tersebut. Setiap tahun, ribuan pelajar dan wisatawan datang untuk menelusuri jejak sejarah diplomasi global yang lahir dari tanah Pasundan.

Secara ekonomi, keberadaan situs sejarah ini juga mendorong sektor pariwisata Kota Bandung. Kawasan Asia Afrika menjadi destinasi unggulan yang menggabungkan wisata sejarah, budaya, dan edukasi.

Di tengah modernisasi kota, warisan Dasasila Bandung tetap menjadi pengingat bahwa Bandung pernah menjadi panggung dunia. Semangat solidaritas dan perdamaian yang lahir di kota ini masih relevan bagi generasi muda Jawa Barat.