FIFA Tanggapi Kekhawatiran Keamanan Menjelang Piala Dunia 2026 di Meksiko
Prime Time News - JAKARTA KOTA - FIFA akhirnya angkat bicara terkait potensi relokasi sejumlah pertandingan Piala Dunia 2026 menyusul lonjakan kekerasan di Meksiko dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi keamanan menjadi sorotan setelah operasi militer menewaskan Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias 'El Mencho', pemimpin kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG).
Kematian El Mencho memicu ketegangan dan konflik di sejumlah wilayah, termasuk area yang tak jauh dari Guadalajara.
Kota tersebut dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 dengan menggelar empat pertandingan fase grup, serta satu laga play-off antarkonfederasi Maret mendatang.
Kedekatan lokasi kerusuhan dengan Guadalajara membuat kekhawatiran meningkat, baik dari publik internasional maupun sejumlah federasi peserta.
Tekanan terhadap panitia lokal dan otoritas keamanan pun melonjak untuk memastikan situasi benar-benar kondusif sebelum turnamen terbesar sepak bola dunia itu digelar.




