Prime Time News - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi menggelar Festival Sukabumi Suka Menari 2026 di Plaza Gedung Juang 45 pada Sabtu, 25 April. Festival ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi dan sekaligus memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh pada 29 April.
Festival ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pemkot Sukabumi dengan komunitas Sukabumi Suka Menari dan Gaya Gita Studio, serta dihadiri oleh perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkot, sekretaris DPRD, camat, direksi BUMD/BLUD, pimpinan komunitas, serta tamu undangan lainnya.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini yang berfungsi sebagai wadah kreativitas dan ruang ekspresi bagi pelaku seni. Bobby menekankan semangat luar biasa yang ditunjukkan para peserta, termasuk seorang anak berusia 3 tahun yang berani tampil menari. Festival ini juga menampilkan atraksi istimewa berupa dua penari yang menari non-stop selama 14 jam sebagai simbol dedikasi dan kecintaan terhadap seni tari. Bobby berharap kegiatan kreatif ini dapat menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal serta pariwisata.
Saat acara, juga dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang Karnaval HUT Kota Sukabumi yang dilaksanakan pada 18 April. Untuk kategori SKPD, Juara 1 diraih Kecamatan Cikole, Juara 2 Kecamatan Warudoyong, dan Juara 3 Kecamatan Citamiang. Dalam kategori Badan/BUMD/BLUD, Juara 1 diraih oleh Satpol PP dan Damkar, diikuti DPRD Kota Sukabumi dan BPBD sebagai juara 2 dan 3. Sementara itu, penghargaan dalam kategori komunitas diberikan kepada Komunitas BMX, Gaya Gita Studio, dan Perempuan Berkebaya Indonesia. Melalui festival ini, Pemkot Sukabumi berharap semangat kolaborasi, pelestarian budaya, dan kreativitas masyarakat dapat terus tumbuh demi kemajuan kota.