Erupsi Gunung Ili Lewotolok Lontarkan Api Pijar 300 Meter
Prime Time News - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi yang mengakibatkan lontaran material api pijar sejauh 300 meter ke arah tenggara dari pusat letusan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan kejadian ini pada Jumat dini hari.
Awal Kejadian
Erupsi terjadi malam ini, dengan kolom abu teramati mencapai tinggi sekitar 250 meter di atas puncak gunung, atau sekitar 1.673 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang terlihat memiliki warna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal, serta condong ke arah timur.
Perkembangan
Selain kolom abu, lontaran material pijar juga teramati mengarah ke sektor tenggara dengan jarak sekitar 300 meter dari pusat erupsi. Aktivitas ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 21,2 mm dan durasi kurang lebih 33 detik.
Kondisi Terakhir
Status Gunung Ili Lewotolok saat ini berada pada Level II (Waspada). Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat di sekitar gunung, termasuk pengunjung, pendaki, dan wisatawan, tidak memasuki dan beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung. Selain itu, warga disarankan menggunakan masker serta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari dampak abu vulkanik. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk informasi terkini terkait aktivitas gunung tersebut.




