Bulan K3 Nasional 2026: Tingkatkan Kesadaran dan Kolaborasi di Era Digital
Sumber Foto: Liputan6.com
Waktu Utama

Bulan K3 Nasional 2026: Tingkatkan Kesadaran dan Kolaborasi di Era Digital

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menetapkan Bulan K3 Nasional 2026 pada tanggal 12 Januari 2026. Penetapan ini melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 4 Tahun 2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja nasional Tahun 2026.

Dikutip dari aturan tersebut, Senin (!2/1/2026), keputusan ini menetapkan petunjuk pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 sebagai pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan guna mendorong budaya K3 secara berkesinambungan.

Tema Pokok:"Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif".

Waktu Pelaksanaan: Dimulai pada tanggal 12 Januari 2026 sampai dengan 12 Februari 2026.

Tujuan Utama:

Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap norma K3 di semua sektor.

Menjamin perlindungan K3 pada setiap kegiatan usaha, termasuk pola kerja baru di era digital.

Mewujudkan sumber daya manusia (SDM) K3 yang unggul, berdaya saing, dan profesional.

Meningkatkan partisipasi aktif dari pemerintah, pengusaha, pekerja, hingga masyarakat luas.

Fokus Penguatan Ekosistem

Menteri Ketenagakerjaan menekankan bahwa di tengah pesatnya digitalisasi dan transisi energi, risiko kerja kini berkembang semakin kompleks. Oleh karena itu, Bulan K3 Nasional 2026 akan difokuskan pada penguatan ekosistem yang terintegrasi, di mana teknologi informasi seperti sistem pelaporan daring (e-K3) dan audit berbasis digital menjadi ujung tombak pencegahan kecelakaan kerja.

Sepanjang satu bulan penuh, berbagai kegiatan menarik akan digelar di seluruh penjuru tanah air. Mulai dari apel siaga serentak, pemberian penghargaan bagi perusahaan dengan zero accident, hingga lomba inovasi K3 bagi generasi muda.

Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya aman dan sehat, tetapi juga produktif dan berkelanjutan demi mendukung daya saing nasional di kancah global.