Vinicius Jr Temukan Akar Keturunan dari Suku Tikar di Kamerun
Suara.com - Pahlawan Real Madrid pada leg kedua fase knockout Liga Champions dinihari tadi, Vinicius Jr tengah jadi sorotan publik sepak bola dunia.
Vini pada leg pertama melawan Benfica diduga mendapat hinaan rasial dari winger Argentina, Gianluca Prestianni.
Pada pertandingan di Estadio da Luz tegah pekan lalu, sempat dihentikan selama 10 menit setelah Vinicius melaporkan dugaan pelecehan rasial yang dilakukan Prestianni, kepada wasit Francois Letexier.
Pemain asal Brasil tersebut bersama rekan-rekannya sempat meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes.
Vinicius, yang sebelumnya juga beberapa kali menjadi korban rasisme sepanjang kariernya, menegaskan lewat Instagram bahwa rasis adalah pengecut.
Kasus itu sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak UEFA. Pada lag kedua dinihari tadi, UEFA menjatuhkan hukuman satu pertandingan kepada Prestianni.
Hukuman itu disebut UEFA bersifat sementara. Pihak Benfica dan Prestianni sendiri membantah tudingan ujaran rasis kepada Vinicius Jr.
Bukan kali ini saja Vinicius Jr mendapat serangan rasial saat pertandingan. Tidak hanya dari pemain lawan, serangan rasial kepada pemain Brasil itu juga kerap dilontarkan para suporter.
Vinicius Jr lahir di Sao Goncalo Rio de Janeiro, Brasil. Menariknya ternyata Vinicius Jr memiliki garis keturunan salah satu suku di Afrika, tepatnya di negara Kamerun.
Dilansir dari laporan Beinsports pada 2024, Vinicius menerima sertifikat resmi yang mengonfirmasi akar leluhurnya berasal dari Afrika, tepatnya dari Suku Tikar di Kamerun.
Pengakuan ini merupakan bagian dari kampanye Golden Roots yang bertepatan dengan peringatan Hari Kesadaran Kulit Hitam di Brasil.
Pengakuan tersebut didapat setelah Vinicius menjalani tes DNA untuk menelusuri asal-usul keluarganya.
Hasilnya menunjukkan garis keturunan dari Suku Tikar, salah satu kelompok etnis bersejarah di Kamerun.
“Sangat penting mengetahui dari mana kita berasal,” ujar Vinicius.




